Yassona Dukung Perubahan FORMI Menjadi KORMI

JAKARTA — Pengurus Nasional Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) tengah merampungkan mekanisme perubahan nama dan bentuk organisasi. Targetnya, dalam waktu dekat FORMI akan berganti nama menjadi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Hal ini disampaikan Ketua Umum FORMI, Hayono Isman saat memimpin delegasi yang menemui Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly di ruang kerjanya, Jumat, 3 Januari. Menurut Hayono, perubahan ini harus dilakukan untuk menyesuaikan organisasi yang menaungi 67 induk olahraga tersebut dengan undang-undang sistem keolahragaan nasional.

“Kami memang harus menemui Menkumham untuk mengetahui pandangan beliau mengenai rencana perubahan ini,” jelas Hayono.

“Dalam waktu dekat kami akan mengenalkan nama KORMI sekaligus meluncurkan logo baru agar dikenal masyarakat,” lanjutnya.

Yassona sendiri memberi lampu hijau dan mengarahkan pengurus FORMI untuk mengikuti mekanisme perubahan nama. Menteri asal Nias tersebut berharap agar perubahan nantinya membuat organisasi ini lebih profesional mengembangkan olahraga masyarakat & tradisional di Tanah Air.

“Dengan kekuatan hukum, pengurus nantinya lebih leluasa mengambil kebijakan untuk pengembangan olahraga. Pemerintah pasti akan memberikan dukungan penuh,” jelas Yassona.

Selain nama baru, pengurus FORMI juga melaporkan rencana diikutsertakannya olahraga tradisional lompat batu asal Nias pada ajang TAFISA 2020, Lisbon, Portugal, November mendatang, diharapkan masyarakat dunia juga akan mengenal olahraga tradisional kita, jangan sampai nanti diklaim oleh negara luar spt pencak silat, indonesia kebagian silat tradisionalnya dan malaysia kebagian silat olahraganya kata hayono. Hayono juga meminta kesediaan Yassona menjadi ketua tim delegasi untuk mengantar para peserta dari indonesia tampil di ajang bergengsi tersebut. (*)

Post Author: Forminas